berita2.com, (Gunungkidul, Yogyakarta): Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan segera mendistribusikan bantuan stimulan semen dan aspal bulan Juli ini. Total dana APBD tahun 2011 untuk pengadaan bantuan semen 100.000 zak sebesar Rp 4,4 milyar dan aspal 200 drum Rp 260 juta. Oleh karenanya desa-desa calon penerima bantuan stimulan diharapkan mempersiapkan imbangan swadaya masyarakat agar pembangunan jalan berupa cor rabat beton maupun pengaspalan segera terselesaikan.
Demikian ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Gunungkidul (BPMPKB), Drs. Sujarwo, M.Si melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Arif Kuncahyo, S.IP didampingi stafnya Marsudi, S.Sos kepada wartawan di kantornya Selasa, (12/7/2011).
“Bantuan stimulan semen didistribusikan langsung oleh rekanan pemenang tender yakni CV. Kurnia Jaya kepada desa-desa di 18 kecamatan sesuai jadwal yang telah disepakati yaitu sejak tanggal 5 Juli hingga 5 Agustus 2011. Sedang untuk bantuan aspal saat ini telah didrop di halaman kantor BPMPKB oleh pemenang tender yakni CV. Rizki Pratama dari Yogyakarta akan dibagikan sekitar bulan September-Oktober mendatang,” ujar Arif Kuncahyo.
Ditambah Marsudi, bahwa usulan pengajuan bantuan stimulan semen mencapai 826.106 zak, sedang aspal mencapai 1.829 drum. Angka tersebut jelas sangat tidak sebanding dengan jumlah bantuan yang ada. Tiga kecamatan yang memperoleh terbesar yakni Semin sebanyak 8.770 zak, Ponjong 8.730 zak, dan Wonosari 7.310 zak.
Menurut perhitungan pembuatan jalan cor blok, satu zak semen imbangan swadaya bisa mencapai antara Rp 50 ribu - Rp75 ribu, sedang aspal per drum bisa mencapai Rp 1,3 juta – Rp 1,5 juta. Sehingga bantuan stimulan semen diperkirakan total swadaya masyarakat baik berupa pasir, koral, dan tenaga sekitar Rp 5 milyar, sedang untuk swadaya aspal berupa kayu, pasir, koral, tenaga, serta stomwals bisa mencapai Rp 260 juta. (Wheny Marissa)