berita2.com (Gunungkidul, Yogyakarta): Untuk mencegah banjir yang terus menerus membayangi warga RT 3 dan RT 4 Dusun Sidorejo saat musim penghujan datang,Pemerintah Desa Sodo Kabupaten Gunung Kidul Kecamatan Paliyan saat ini tengah membangun saluran air sepanjang 477 m.
Dengan biaya dari PNPM(Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) sebesarRp.394.369.300,-serta Swadaya Masyarakat sebesar Rp.11.110.000,-Pemerintah Desa Sodo hanya terfokus untuk membangun saluran air sepanjang 477 m dengan luas bawah 1 m,luas atas 1,5 m dan dengan kedalaman mencapai 1 m.
Saat berada di lokasi Wartawan berita2.com dan kepala desa Sodo Priyanto Ssos serta Ketua TPK(Tim Pelaksana Kegiatan) Suparman meninjau langsung hasil pengerjaan nya,yang sampai saat ini pengerjaan saluran air sudah mencapai 65%.
Kepala Desa Sodo yang didampingi Ketua TPK mengatakan, ”Pengerjaan sejauh ini sudah mencapai 65%,dan untuk mengurangi pengangguran di desa Sodo serta mempercepat pengerjaannnya kami,dari pemerintah desa dan TPK mempekerjakan warga masyarakat 1 Padukuhan yang terdiri dari 4 RT sebanyak 130 KK.
Target lama pengerjaan PNPM ini 90 hari harus sudah selesai tapi Insya Allah sebelum 90 hari ini sudah selesai semua,hanya ada 1 kesulitan saat awal pengerjaan ini(25/5)yaitu pengedropan matrial akibat terganggu keadaan cuaca.”jelas Priyanto dan Suparman
Priyanto menambahkan,”selain membuat saluran air kami juga membuat Dekkeur Plat sebanyak 4 unit dilokasi tersebut dan dengan adanya Swadaya Masyarakat,kami rencanakan untuk pengembangan membuat Dekkeur plat yang tadinya 4 buah bisa jadi menjadi 5 atau 6 buah.
Sedangkan untuk Peningkatan Kualitas Hidup melalui program PKH(Program Keluarga Harapan) Desa Sodo menyiapkan dana sebesar Rp.42.151.000,- yang terbagi untuk kegiatan seperti:alat alat Posyandu,makanan tambahan untuk balita selama 1 tahun lamanya.”
Selain mendapatkan dana PNPM Mandiri Pedesaan Desa Sodo juga mendapatkan dana dari PNPM Integritas yang nantinya diperuntukkan perkerasan jalan sepanjang 200 m dan dengan dana mencapai Rp.42.000.000,-terang Priyanto saat ditemui Wartawan Berita2.com dilokasi pelaksaan PNPM.(arf)















