berita2.com (Wonogiri, Jawa Tengah): Jajaran Kementerian Agama RI mulai tingkat pusat hingga daerah diharuskan untuk menjaga suasana pemerintahan yang bebas korupsi. Hal ini demi mendukung terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan tindak pidana tersebut.
Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah Safruddin ketika membacakan keterangan dari Menteri Agama Suyadharma Ali dalam rangkaian hari Amal Bhakti Kemenag awal tahun 2012 ini.
“Perbaikilah lingkungan dengan menciptakan suasana yang mendukung bagi terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan korupsi. Jauhkan lingkungan yang terkait dengan sikap atau sistem yang dapat mengarahkan kita pada perbuatan koruptif ,“ katanya.
Menurut Menag sekuat apapun niat dan kapabilitas moral seseorang jika berada dalam lingkungan yang tidak mendukung bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi hampir dapat dipastikan akan dapat menggoyahkannya. Oleh karena itu, lingkungan kerja dan interaksi sosial yang bersih perlu diciptakan dengan memulai dari diri sendiri, dari yang terkecil, dan dari saat ini.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengimbau kepada keluarga besar Kementerian Agama agar mentaati aturan dan pedoman penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka manajerial dan moral yang ketat. Lakukan pengawasan melekat dalam diri kita, tempatkan proporsi kewenangan yang dimiliki, serta pertimbangkan secara matang segala langkah dan tindakan yang akan dilakukan. “
Sementara itu pada rangkaian hari bhakti Kantor Kemenag Wonogiri menggelar berbagai kegiatan. Diantaranya nikah massal yang diikuti 21 pasang pengantin, donor darah, bantuan sembako, dan kegiatan sosial lain. (ara)















