berita2.com (Wonogiri, Jawa Tengah ): Kelas akselerasi atau yang sering disebut sebagai aksel di Kabupaten Wonogiri untuk tahun pelajaran 2011/2012 ternyata hanya diperuntukkan bagi 20 anak. Alasan efektifitas sekaligus efisiensilah yang digunakan pihak sekolah dalam mendasari hal tersebut.
Demikian diungkapkan Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri - salah satu sekolah yang membuka jalur akselerasi ditahun ini – melalalui wakaseknya ketika ditemui media ini Kamis 23 Juni 2011. “ Memang hanya untuk 20 anak saja, sebab kalau terlalu banyak malah membuat proses pembelajaran menjadi tidak efektif, porsi tepatnya menurut perhitungan ya seperti itu ( 20 siswa – red ) “ ujar Drs. Agus Marsanto, MPd.
Lebih jauh diterangkan Agus, pertimbangan efisiansi dan efektifitas tidak hanya diberlakukan bagi kelas Akselerasi. Siswa yang tergabung dalam kelas regulerpun dibatasi jumlahnya. “ Tahun ini kita menerima kuota sekira 228 anak, rencananya dijuruskan dalam 8 kelas regular dan satu kelas akselerasi, untuk yang regular perkelasnya hanya diisi 20 sampai 30 anak “
Dijelaskan oleh dirinya secara pendanaan tidak ada perbedaan antara kelas akselerasi dengan yang regular. Semuanya sama. Bahkan bagi anak yang berasal dari keluarga yang terbilang kurang mampu bakalan dibebaskan dari segala biaya. “ Tentu saja mesti melengkapi dengan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) , malahan jika orangtuanya seorang PNS namun memiliki tanggungan pendidikan anak yang besar misalnya ada beberapa anaknya yang tengah menempuh kuliah, bisa pula mengajukan permohonan keringanan biaya, persyaratannya bisa dibicarakan lebih lanjut “.
Lebih jauh Agus berkata hingga saat itu tercatat ada 307 pendaftar. Sedangkan yang mengikuti tes untuk memperebutkan 228 kuota tadi sebanyak 304 anak. “ Sudah kita umumkan siapa – siapa saja yang lolos, sementara untuk penjurusan nantinya akan kita lakukan maksimal tanggal 13 Juli, beberapa hari menjelang hari pertama masuk “. (ara)